Bahasa Papua

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan padaku ketika teman atau kenalanku tau aku lahir dan pernah tinggal di Papua adalah "kamu bisa Bahasa Papua ngga?", dan jawaban yang sudah pasti aku katakan adalah "ngga". Papua adalah salah satu pulau terbesar di Indonesia, dengan bermacam macam suku dan budaya di dalamnya, sehingga jika ada yang menanyakan kemampuanku untuk berbicara menggunakan bahasa asli Papua tentu saja jawabannya tidak bisa. Kenapa? Karena disana itu terdapat ratusan bahasa yang berbeda, bahkan tiap suku pun bisa memiliki bahasa asli yang berbeda. Jadi bagaimana kami berkomunikasi disana? tentu saja dengan bahasa Indonesia, hanya saja dialek/ logat yang kami gunakan menggunakan logat orang timur. Disini aku akan mengajarkan kalian tentang bagaimana sih logat/cara berbicara orang timur, khususnya Papua, ini aku buat yang pada umumnya kami gunakan sehari-hari ya.

Dalam berkomunikasi, kata-kata yang biasa kami gunakan seperti sedang mengirim sms, disingkat singkat, hehehe. Untuk subjeknya sendiri "saya" itu menjadi "sa", "kamu" menjadi "ko", "dia" menjadi "da", "mereka" menjadi "dorang atau dong", "kita" menjadi "tong, katong atau kitorang".
Nah, untuk contoh kalimat yang menggunakan logat bahasa Papua itu seperti ini:

Saya mau makan = Sa mo makan
kamu mau kemana?  = ko mo ke?
Dia tidak mau =  Da tra mau
Dia bohongin kamu  = Da tipu ko
Kamu mau makan apa? = Ko mo makan apa?
Kamu udah makan?   =  Ko su makan?

Jadi dalam satu kalimat, pasti ada kalimat yang disingkat, seperti mau jadi mo, tidak jadi tra, sudah jadi su, ada juga nanti jadi nan, biasanya ditempatkan diawal kalimat contohnya "nanti saya kesana", jadi "nan sa kesana".

Untuk kalimat yang menyatakan kepunyaan, dalam logat Papua, subjek diucapkan lebih dahulu sebelum kata ganti kepunyaan, contoh :

  • Ini rumah saya = Ini sa punya rumah atau ini sa pu rumah
  • Itu tas siapa? = Itu siapa punya tas?
  • Ini buku kamu = Ini ko punya buku atau ini ko pu buku

Dalam logat Papua/Timur ada beberapa kata yang mempunyai arti/makna tertentu saat diucapkan.

  • Sudah, kata sudah disini berbeda dengan "sudah yang artinya telah dilakukan", tapi lebih semacam penegasan kalimat yang artinya seperti pemaksaan/terpaksa. Biasanya pengucapan kata sudah ini dengan nada agak kesal, hahaha.. Contohnya :
    • Kamu aja yang buat tugasnya = Ko saja sudah yang bikin tugasnya
    • Iya nanti aku yang masak   = Iyo sudah nanti sa yang masak
  • Boleh, kata boleh disini sama-sama mengungkapkan keinginan kita, cuma bedanya kata boleh ini lebih mengarah pada keinginan kita untuk mengajak orang lain melakukan sesuatu, biasanya pengucapan kata boleh ini agak ditekan gitu dan diucapkan di akhir kalimat. contohnya:
    • Kita beli makanan itu dong  = kita beli makanan itu bolehhh
    • Kita makan disana dong    = kita makan disana bolehhh
  • Baru, kata ini bukan "baru" yang biasa kita gunakan, tapi untuk menekankan atau menegaskan suatu kalimat, biasanya ditujukan pada orang lain yang telah atau sedang melakukan sesuatu bagi si penyampai kalimat tersebut. 
    • Kan kamu yang buat, masa aku yang tanggung jawab = ko yang bikin baru, masa sa yang tanggung jawab
    • Kan yang terakhir pakai kamu, masa lupa taroh dimana = ko yang terakhir pake baru, masa lupa tuh taroh dimana
Selain kata diatas, ada juga akhiran khusus dalam logat Papua yang biasa digunakan sebagai pelengkap kalimat atau pertanyaan.
  • Kah, akhiran -kah ini biasanya digunakan pada akhir kalimat pertanyaan. Contohnya:
    • Bagaimana caranya? = Bagaimana caranya kah? atau bisa juga bagaimanakah caranya?
    • Kamu lg dimana? = Ko lagi dimana kah?
  • Eh, akhiran -eh ini hampir sama fungsinya seperti yah yang biasa kita gunakan dalam kalimat. Contohnya:
    • Aku buatkan kamu minum yah = Sa bikinkan ko minum e
    • Aku pulang duluan yah = Sa pulang duluan e
  • To, akhiran -to ini biasanya digunakan untuk memastikan sesuatu. Contohnya :
    • Makanan ini kamu yang masak kan? = Makanan ini ko yang masak to?
    • Hari ini kita jadi nonton kan? = Hari ini kita jadi nonton to?
Nah, itu dia kata-kata yang sering digunakan dalam logat Papua atau logat Timur, gimana? susah ngga? ngga lah yaa. Kalau mau dengar langsung percapakan orang timur, ke rumah aku aja, di rumah aku dan saudara-saudara ku komunikasi pake logat Papua. hehehe..

Ini bonus kumpulan kata-kata yang paling sering diucapkan dalam bahasa Papua:

Bakalai = Berkelahi
Bombe = Ngambek
Bore = Bohong
Cup Loreng Nas = Saat melihat corak loreng, ucapkan kata ini lebih dulu dari orang di sampingmu, yang duluan berhak mukul teman disampingnya dan temannya itu ngga boleh marah
Cupen = Istirahat saat sedang bermain
Epen = Emang Penting?
Gode = Gendut/Gemuk
Hajar/Hantam = Pukul, Gebuk
Iyo = Iya
Ipere = Ubi
Jang = Jangan
Kasbih = Singkong
Keladi = Talas
Kaskado = sebutan untuk penyakit kulit gatal2 seperti kadas,
Ka =  atau
Kapala Batu = Keras kepala
Kete = Pacaran, Mojok Berdua (Singkatan dari Ketemuan)
Konto = Buang Angin (Kentut)
Loyo = Males/Cape
Lot = Hajar
Mo = Mau
Maitua = Istri/Pacar Cewek
Malas = Tidak Mau
Mace = Mama/Ibu
Pica =  Pecah
Pi = Pergi
Paitua = Suami/Pacar Laki2
Pace = Bapak/Ayah
Piso = Pisau
Polo = Peluk
Poro =  Perut
Poro Gabus = Perut Buncit
Testo = Saat ngerjain orang dan ketahuan, langsung ucapin "testo" ke orang tersebut
Tipu = Bohong
Tra = Tidak
Tra Kosong = Pujian untuk diri sendiri/orang lain saat melakukan sesuatu yang keren
Yombex =  Kata gaulnya iya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Move On dari FUS

Sakit Telinga Sebelah Kiri